Install software di linux

Ternyata tidak sulit install software di linux meskipun adanya perbedaan paket installasi antar distro linux, ok langsung aja… 🙂
Pertama anda harus memastikan bahwa terdapat development tool dan library program seperti :

” C/C++ Compiler, C/C++ Library, make, perl, Tcl/Tk, BASH, SH, CSH, TCSH, python, Ruby, dan lain – lain sesuai dengan kebutuhan aplikasi yang ingin anda install. “

Install melalui kode sumber, biasanya masih bentuk file terkompress atau biasa disebut paket tarball (tar.gz, tar.bz2). Berikut contoh cara mengcompress file tarball.

tar <aksi> <option> <file atau direktori>
tar -xzfv appname.tar.gz atau tar -xjfv appname.tar.bz2 (membuka file yang terkompres)
./configure (mengecek seluruh kebutuhan software untuk mengkompilasi paket)
make (memulai compilasi)
make install (mengcopy file installasi ke system)

untuk mengetahui option seperti -xzvf atau -xjvf ada di manual page, silakan ketik ‘ man tar ‘.

Jika pada saat sesi ./configure terjadi error, lihat pesan error yang ditampilkan. error ini terjadi karena kurangnya software yang dibutuhkan untuk mengkompilasi paket. solusi : install nama software yang di tampilkan pada saat menerima pesan error tersebut.

RPM paket, merupakan sebuah format installasi yang di buat oleh redhat paket ini berakhiran .rpm, cara installnya secara umum :

 rpm <aksi> <option> <paket.rpm>
 rpm -i namapaket.rpm 

DEB paket, merupakan sebuah format installasi dari distro debian yang akhiran paketnya adalah .deb, cara installnya :

 dpkg <aksi> <option> <paket.deb>
dpkg -i namapaket.deb 

TGZ paket, merupakan paket yang dimiliki oleh distro linux tertua yaitu slackware, untuk menginstall paket ini menggunakan perintah installpkg.

 installpkg <paket.tgz>

cara sebelumnya merupakan format dasar, untuk selanjutnya akan di bahas mengenai sistem manajemen paket pada beberapa distro linux.

APT (aptitude), ini merupakan manajemen paket yang digunakan oleh distro debian beserta turunannya seperti ubuntu, mint, dll. APT terdiri dari dua mode, mode GUI (Synaptic Package Manager) dan mode text (apt-get). Dengan adanya sistem ini akan lebih mempermudah dalam proses installasi dan uninstall paket.

 apt-get install <paket> 

YaST (Yet another setup tools), manajemen paket dari distro openSUSE. keunggulan yast tidak hanya untuk menajemen software saja tapi dapat mengkonfigurasi perangkat keras. YaST sendiri juga memiliki 2 mode seperti pada APT milik debian.

yast -i <namapaket>

YUM ( Yellow dog updater ), manajemen paket dari distro yang bebasis rpm, biasanya yum digunakan pada distro Redhat & Fedora. Versi GUI bisa menggunakan Yumex.

yum install <namapaket>

URPMI adalah menajemen paket dari distro mandriva (mandrake), urpmi adalah text based, untuk menggunakan GUI bisa menggunakan Rpmdrake.

urpmi <option> <namapaket>

GooD Luck, smoga bermaanfaat…

Advertisements
This entry was posted in Linux. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s