Simple share internet di linux

Teknik share internet dalam tutorial ini menggunakan metode NAT dan MASQUERADE, sifatnya udah cukup umum dan pasti udah banyak tutorialnya. sebelumnya anda harus tau dulu apa itu NAT dan apa itu MASQUERADE, tujuannya ? yah.. biar anda tidak hanya mempraktekannya tapi juga mengetahui cara kerjanya… 🙂

NAT : network addres translation adalah suatu metode yang memungkinkan lebih dari satu komputer dapat terhubung ke internet melalui 1 ip addres(ip umum), biasanya ip umum adalah ip dari isp (internet service provider) yang kita gunakan untuk koneksi internet. misal kita memiliki 1 alamat ip isp untuk internet, disini ingin mengkoneksikan 4 komputer pada jaringan local. tanpa teknik NAT sudah pasti hanya 1 komputer saja yang akan mampu melakukan koneksi inet. oleh karena itu metode NAT digunakan untuk menterjemahkan alamat ip local ke ip umum.

MASQUERADE : metode yang digunakan untuk menghubungkan komputer local yang tidak memiliki ip resmi ke internet melalui komputer Linux. jadi jika gateway berbasis linux teknik masquerade harus anda terapkan agar komputer internal dapat terhubung ke jaringan inet.

untuk lebih jelasnya silakan cari di google, milis, dll.. 🙂

Ok, sekarang kita lanjut ke praktek..

# Asumsi
– modem (192.168.1.1)
– gateway iface 1 eth0 ( 192.168.1.2) -> buat ke modem/inet
– gateway iface 2 eth1 (192.168.100.1) -> buat ke client
– client iface eth0 (192.168.100.2)

klo di gambar kurang lebih seperti ini :

inet —– modem —– gateway —– client

di komputer gateway (komputer yang ingin membagi sharing) setting network. Bisa langsung melalui perintah terminal, mode gui, atau mengedit file /etc/network/interfaces. itu terserah anda, tapi disini edit melalui file interfacesnya..

root@abi71:~# nano /etc/network/interfaces
auto lo
iface lo inet loopback

#setting static untuk eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.2
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.1.1

#setting static untuk eth1
address 192.168.100.1
netmask 255.255.255.0
gateway 192.168.100.1

jalankan network ..

root@l0g:~# ifconfig eth0 up
root@l0g:~# ifconfig eth1 up
root@l0g:~# /etc/init.d/networking start

lihat settingan pada eth0 dan eth1, ketik ifconfig -a. jika sudah terisi alamat ip berarti sampai disini berhasil. jika tidak ada masukan alamat ip dari masing2 interfaces melalui CLI (command line) atau GUI (graphical user interface).

Selanjutnya masukan dnsserver, contoh: 202.134.0.155.

root@abi71:~#  echo nameserver 202.134.0.155 > /etc/resolv.conf

aktifkan ip_forward

root@abi71:~# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

Reset semua settingan firewall, kemudian aktifkan NAT dan MASQUERADE

root@abi71:~# iptables -F
root@abi71:~# iptables -t nat -F
root@abi71:~# iptables -t mangle -F
root@abi71:~# iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE

oke gateway dah selesai, seeting sisi client.

root@uname:~# ifconfig eth0 192.168.100.2/24
root@uname:~# route add default gw 192.168.100.1
root@uname:~# echo nameserver > /etc/resolv.conf

Finish, lakukan ping untuk mengecheck koneksi, trus coba buka salah satu web deh… 🙂

g00d Luck !!

Advertisements
This entry was posted in Linux, Networking. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s